31 August 2013

Review Oven Listrik Kirin KBO-200RAB


Setelah sekian lama tidak update tulisan, hari ini semangat banget buat posting karena dapat inspirasi dari oven listrik kirin baru hadiah dari suami http://www.smileycodes.info

Sejak sma saya dah mulai suka baking-baking, khususnya kue kering & roti manis kalau cake saya malas bin ogah bin enggan karena udah 4-5x bikin dan belum pernah sukses apalagi kalau harus hias-hias cake seperti blackforest atau kue tart. Kalau kue kering sih bukannya sukses terus tapi lumayan sering berhasil.

Sebelum beli oven ini, saya tentunya liat-liat review. Via google saya nemuin beberapa riview oven listrik kirin diantaranya bakingnfood, oven hunting, dan beberapa milis serta forum. Saya belinya di toko Alaska jalan Pengayoman Makassar, awalnya nyari yang 19 liter tapi stok nya gak ada. Yang ada stoknya cocok di hati dan kantong itu tipe KBO-200RAB. Adapun spesifikasinya:

  • Volatase 220V
  • Daya listrik api atas 400 watt
  • Daya listrik api bawah 400 watt
  • Kapasitas 20 liter
  • Berat 5.9 kg
  • Pengatur waktu 60 menit
Setelah mantap lihat-lihat barulah memantapkan hati beli oven kirin ini. Saya belum bisa banyak review karena baru pake sekali, kemarin saya coba bikin nastar keju. Di resep, panas oven 150 derajat selama 15 menit tapi setelah bunyi ting dari timernya kukernya masih lembek banget jadi suhunya saya naikin jadi 180 dan tambah waktu 5 menit. Hasilnya perfecto alias sempurna. Ini gambar oven dan hasil bakingnya


Seperti yang saya baca di blog bakin n food, ovennya mesti di 'gauli' terlebih dahulu biar bisa lebih akrab http://www.smileycodes.info, lebih tahu kalau kuker berapa suhu dan berapa menit kalau cake suhu dan waktunya berapa lama.

Sekian dulu reviewnya, nanti kalo sudah baking lagi saya update lagi yah.


13 May 2013

Dia masih Sayang suami yang Menyakitinya Lahir-Batin

Rahmi (bukan nama sebenarnya), ku taksir usianya 45 tahun. Rahmi merupakan ibu dari 5 orang anak, dan sekarang tengah hamil tua. 2 dari 5 anaknya putus sekolah. 


Pekerjaan utama Rahmi jualan putu setiap pagi, setelah shalat subuh dia meninggalkan rumah menuju tempat jualannya. Penghasilannya perhari rata-rata Rp 40.000. Suami Rahmi masih hidup, pekerjaannya mengumpulkan batu di sungai jika ada orderan. Kalau tak ada orderan, dia hanya tinggal di rumah atau sesekali ke kebun.

Rahmi sering ke rumah ibu saya, 2-3 kali seminggu. Dia biasanya mencucikan pakaian ibu saya, bantu-bantu bersih rumah. Tapi 4 bulan terakhir dia jarang ke rumah, kalau di telepon dia selalu mengatakan kalau dia kurang sehat. Minggu lalu dia mulai lagi sering ke rumah, Rahmi pun bercerita kalau dia baru saja tertimpa musibah.

Rumah mungilnya yang berdiri di dekat kebun, di hancurkan oleh beberapa orang sehingga dia harus mengungsi ke rumah keluarganya. Permasalahannya adalah suaminya selingkuh dengan istri orang, suami dan anak dari perempuan selingkuhannya itu bersama beberapa warga datang mengobrak-abrik rumah kecilnya.

Sebelum rumah Rahmi di rusak, dia sudah tau kalau suaminya selingkuh dengan tetangga nya sendiri. Dia bahkan pernah memergoki mereka berduaan. Dia sudah pernah memperingatkan suaminya, bahkan menyuruh suaminya memilih antara dirinya atau perempuan selingkuhannya itu tapi yang dia dapat dari suaminya malah pukulan, di tampar, bahkan di siram kopi.

Saya hanya bisa diam mendengar cerita Rahmi, di tengah hamil tua masih juga kuat mencari nafkah untuk ke lima anaknya. Suami nya dia ungsikan ke tempat lain untuk menghindari amuk massa. Dia masih care dengan suami yang telah menyakiti lahir dan batinnya


24 April 2013

Cabe Katokkon 'Habanero' dari Toraja

Semalam suami tiba dari Toraja, dengan semangat dia perlihatkan hasil perburuannya di pasar Rantepao Toraja. Suami bawa cabe, tapi tunggu ini bukan sembarang cabe. Dia bawa cabe katokkon yang pedisnya cetar membahana.




Saya dan suami gemar mencicipi bebagai makanan khususnya makanan yang punya rasa dan aroma pedas. Sewaktu masih di Honolulu dulu kami mencicipi makanan dari bebepa negara seperti Mexico, Thailand, Greek, India, China. Nah pertama kali tau cabe Habanero ini di restaurant Mexico.

Cabe katokkon ini mirip dengan Habanero dan juga Trinida Scorpion Chile pepper. Kedua jenis cabe ini termasuk dalam top 10 cabe terpedis di dunia dari berbagai versi. Habanero di kenal sebagai cabe yang pedas dan berasal dari Mexico. Saat tau tentang cabe habanero, saya hunting cabe ini di China town Honolulu. Harganya lumayan mahal, sekitar $5 untuk 6-7 buah. Ternyata oh ternyata di Toraja di jual dengan murah hehehe.

05 April 2013

Menghilangkan Bau Kulkas

Sore ini lagi semangat update blog karena terinspirasi habis bersihin kulkas. Sebagian ibu-ibu mungkin resah dan kadang bt karena kulkasnya mengeluarkan bau tak sedap meskipun sudah di bersihin. Nah sore ini, saya ingin berbagi tips bagaimana menghilangkan bau tak sedap dalam kulkas.


Tips ini saya peroleh pas tinggal di Hawaii. Pas disana, sering sekali saya lihat baking soda dalam kulkas. Kebetulan kemasan baking soda disana berupa box, yang sampingnya kalo di kupas bisa jadi semacam membran tipis. Ribet amat jelasinnya, langsung liat gambar aja yah 

http://doublethedecor.blogspot.com

Nah, tiap 30 hari baking soda ini di ganti biar lebih fresh. Dari pada terlalu lama ngalor ngidul, langsung aja ngasih tipsnya:

  • Keluarin semua isi kulkas, kemudian di bersihkan. Kalau di bersihkan sebaiknya menggunakan sabun cuci piring dan gunakan sponge yang baru, maklum kulkas kan tempat nyimpan makanan.
  • Bilas menggunakan air hangat & lap bersih.
  • Keringkan dengan lap bersih
  • Masukkan kembali semua isi kulkas, usahakan semua makanan di tempatkan dalam wadah tertutup agar bau tidak bercampur.
  • Tempatkan 300 gram baking soda dalam wadah yang bisa menyerap bau, dan simpan dalam kulkas. Jangan lupa untuk mengganti setiap 30 hari
Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat.